12 Common Sense yang Perlu Kamu Sadari di Tempat Umum

Berikut ini telah dirangkum common sense yang perlu kamu sadari agar tidak mengganggu orang lain di tempat umum.

12 Common Sense yang Perlu Kamu Sadari di Tempat Umum
Photo by Thomas Lefebvre from Unsplash

Dalam hidup bermasyarakat, menjadi peka itu perlu. Tak ada alasan selain karena pada hakikatnya, manusia selalu hidup berdampingan dan saling membutuhkan.

Oleh karena itu, menjadi peka adalah mutlak. Common sense kalau meminjam istilah Barat. Karena mau diakui atau tidak, ada banyak aturan tidak tertulis di luar sana yang harus kamu ikuti sebagai bagian dari masyarakat.

Simak ulasan di bawah ini, yuk. Berikut ini telah dirangkum 12 common sense yang perlu kamu sadari agar tidak mengganggu orang lain di tempat umum.

1. Berkendara Beriringan

Berkendara beriringan menyamping di jalan sempit bisa menimbulkan kemacetan

Berkendara beriringan secara menyamping akan mengganggu pengendara lainnya. Apalagi kalau dilakukan sambil mengobrol, otomatis laju kendaraan tersebut akan melambat.

Tentu saja ini akan mempersulit kendaraan lain yang hendak menyalip karena terburu-buru, terutama di jalanan yang cukup sempit.

Kalau memang kamu dan rekan-rekan kamu hendak bepergian bersama dengan beberapa kendaraan, usahakan untuk tidak beriringan ke samping, ya.

Jika memang ada yang perlu kalian bicarakan, menepi lah terlebih dahulu, atau tunggu hingga pemberhentian di lampu merah. Hindari berkendara bersisian sambil mengobrol.

Ingat, jalan raya bukan hanya milik kamu.

2. Bicara dengan Orang Lain Sambil Memainkan Ponsel

Mengobrol sambil fokus ke ponsel sendiri adalah tidak sopan

Saking pentingnya fungsi ponsel, terkadang, kamu kesulitan melepaskan benda mungil itu meski sedang berada di tengah perkumpulan.

Coba saja tengok sekelompok orang yang sedang hang out bersama. Bisa dipastikan salah satu atau beberapa di antara mereka akan melanjutkan kopi darat sambil melirik ponsel.

Meski tidak tampak terganggu, namun sesungguhnya, partner nongkrong akan merasa risih jika mengobrol dengan seseorang yang membagi perhatiannya dengan hal lain.

Dikutip dari seorang psikolog senior, Susan Krauss Whitbourne, bermain ponsel sambil berbicara dengan orang lain telah disepakati sebagai hal yang tidak sopan, loh.

Cobalah bagi waktu kamu dengan lebih bijak, ya. Selama tidak begitu urgent, tak ada salahnya untuk mengabaikan ponsel kamu  selama bersosialisasi secara nyata.

3. Flush Toilet dengan Tutup Terangkat

Biasakan flush toilet setelah menurunkan tutupnya

Sehabis menggunakan toilet umum—khususnya toilet duduk—biasakan untuk menekan tombol flush setelah kamu menurunkan tutup toilet.

Seorang ahli mikrobiologi dari University of Arizona—Charles Gerba pernah menyampaikan bahwa sisa-sisa buangan dari dalam toilet dapat memercik hingga jarak enam kaki pada setiap kali flush.

Wah.

Seram juga, ya.

4. Bersin dengan Kencang

Gunakan tisu saat bersin di tempat umum

Sesekali, mungkin akan dimaklumi. Namun jika kamu terus-menerus melakukan ini di tempat umum, orang-orang tentu akan merasa risih.

Jelas saja, karena bagaimanapun kamu seolah sedang memamerkan pada dunia bahwa kamu sedang membuang virus dari tubuh kamu secara acak.

Ketika sedang terserang flu, simpanlah tisu atau sapu tangan di dalam tas atau kantung pakaian kamu. Kamu bisa menggunakannya saat rasa ingin bersin hendak muncul. Orang lain akan lebih tidak terganggu seperti itu.

5. Meninggalkan Sampah Sembarangan

Buanglah sampah pada tempatnya

Jangan berlindung di balik kata, "Namanya juga tempat umum, nanti juga ada petugas kebersihannya."

Biasakan untuk membuang sampah kamu ke tempat yang telah disediakan. Kamu pasti risih ketika ingin menepi di suatu spot, namun ada banyak sampah berceceran. Bingo! Begitu pula dengan orang lain.

Kalau hanya mengandalkan petugas kebersihan, maklumilah, karena pekerjaan mereka tidak hanya soal mengurusi sampah di satu titik.

Toh, tidak ada salahnya juga untuk bertanggung jawab atas sampah kamu sendiri. Anggaplah sekalian membantu petugas kebersihannya.

6. Menggunakan Kedua Sandaran Tangan

Gunakan hanya salah satu sandaran tangan

Di bangku berjejer yang menyediakan sandaran tangan—misalnya bangku di pesawat—pahamilah bahwa kamu hendaknya hanya menggunakan salah satu sandaran tangan.

Mengingat ukuran masing-masing sandaran yang tidak seberapa besar, tentunya tidak bisa digunakan oleh dua orang sekaligus. Karena itu, kamu sebaiknya hanya menggunakan salah satu sandaran dengan mempertimbangkan orang lain di sebelah kamu, ya.

7. Membuat Barisan Sendiri

Ikuti arah antrean yang sudah berlanjut

Saat sedang berbelanja di swalayan, lalu kamu mendapati antrean kasir yang cukup panjang, kamu mungkin akan menemukan beberapa orang yang justru membuat antrean baru yang juga dimulai dari depan kasir.

Padahal itu masih dengan kasir yang sama, loh. Lain lagi kalau ada kasir lain yang melayani.

Bagi yang sedang mengantre di belakang, tentu akan merasa kesal karena antreannya telah diserobot. Meskipun terkadang tidak bicara apapun, bukan berarti mereka ikhlas untuk diserobot.

Budayakan mengantre dengan baik, ya. Hargai hak orang lain yang sudah menunggu lebih awal.

8. Meletakkan Barang di Kursi Kosong

Tidak menempatkan barang pribadi di tempat duduk umum

Kamu mungkin merasa tidak masalah berhubung tidak tampak orang lain yang hendak duduk di sana. Toh kalaupun nanti ada seseorang yang hendak duduk di sana, pasti kamu akan segera memindahkan barang kamu.

Begitu kiranya jalan pikir kamu.

Namun pahamilah, bahwa di ruang publik, tempat duduk adalah berhak digunakan oleh setiap orang. Jadi sudah sepantasnya untuk tidak terlihat seolah memonopoli dengan seenaknya meletakkan barang kamu di tempat duduk yang kosong.

Orang lain bisa saja merasa enggan untuk menyapa kamu sekadar untuk dapat menyandarkan tubuhnya di tempat yang memang diperuntukkan sebagai tempat duduk itu.

9. Read Doang

Read saja tanpa membalas sama seperti menggantungkan perasaan orang lain

Ketika menerima sebuah pesan, jika kamu sedang dalam posisi bisa segera membalas, maka jangan ditunda. Si pengirim pesan tentu akan merasa tak nyaman jika pesannya menunjukkan status sudah terbaca, namun tak kunjung mendapatkan balasan.

Jangan terburu-buru membaca pesan jika belum dapat segera kamu balas. Tidak buru-buru membaca pesan masuk juga membantu kamu agar tidak melupakan pesan tersebut jika kamu tak mampu membalasnya secara langsung.

10. Memulai Pembicaraan dengan "Jangan Tersinggung"

Memberi peringatan sebelum berbicara akan menciptakan suasana tak nyaman

Jika seorang teman datang kepadamu, lalu memulai kalimatnya dengan, "Jangan tersinggung, ya," apa yang akan muncul di pikiran kamu pertama kali?

Tentu ketidaknyamanan. Kamu pasti akan mengingat-ingat kesalahan mana yang sudah kamu perbuat terhadapnya. Enggak enak, dong?

Jika memang hendak menyampaikan komplain atau sejenisnya pada kenalan kamu, sampaikan saja secara lugas. Jangan bertele-tele dengan meminta permisi terlebih dahulu hanya karena kamu tidak ingin menyakiti.

Percayalah, justru dengan permisi lebih dulu, sesungguhnya kamu sudah menyakiti seseorang bahkan sebelum kamu melanjutkan ke pokok permasalahan.

11. Terlambat

Datang terlambat adalah bentuk lain dari tidak menghargai waktu

Datang terlambat dalam sebuah janji pertemuan adalah hal yang paling sering terjadi. Mungkin kamu salah satu pelakunya; janjian jam empat, namun tiba di lokasi jam setengah lima.

Berhentilah mengaret. Hargai juga waktu orang lain yang sudah dibuang percuma untuk menunggu kamu.

Biasakan datang tepat waktu. Kamu tentu bisa mengestimasi sendiri jarak tempat janjian serta keadaan lalu lintas menuju ke sana dengan waktu janjian kamu.

"Waktu dan kesehatan adalah dua aset berharga yang tidak kita kenali dan hargai sampai mereka telah habis."

- Denis Waitley

12. Memesan Terlalu Lama dan Memperpanjang Antrean

Tentukan pesanan sebelum mulai mengantre

Ketika berada di restoran cepat saji dan sejenisnya, biasakan untuk menentukan pesanan sebelum mulai mengantre.

Namanya juga cepat saji. Orang-orang datang ke sana karena ingin mendapatkan pelayanan cepat. Kamu tentu juga harus melakukan hal serupa sebagai pelanggan.

Menyebalkan bukan, jika berada di antrean yang mengular ketika perut sedang kosong?


Dari daftar di atas, apa kamu pernah melakukan salah satu atau beberapa di antaranya?

Jika ya, mulai sekarang kamu perlu untuk lebih aware pada poin-poin tersebut.

Lakukan saja dulu. Jangan tunggu orang lain bertindak lebih dulu. Tak ada yang akan dimulai jika setiap orang hanya diam dan saling menunggu.

Mulai saja dulu. Satu kebaikan kecil dari kamu akan membawa perubahan besar jika dilakukan secara konsisten.