5 Mitos yang Salah Soal Perawatan Kulit

Bagi kalian yang masih melakukannya, hentikan sekarang ya!

5 Mitos yang Salah Soal Perawatan Kulit
Photo by Isabell Winter from Unsplash

Merawat kulit sebenarnya sama seperti kamu mengupas bawang.

Kenapa?

Karena, semakin banyak yang kamu cari, akan semakin detil informasi yang kamu ketahui. Semakin kamu belajar tentang merawat kulit secara tepat, semakin baik perawatan yang kamu lakukan.

Terkadang, kita malas melakukan riset ataupun membaca berbagai informasi. Alhasil, kita suka membaca sekilas atau bertanya pada yang bukan benar-benar ahlinya. Namun, tidak semua informasi yang kita dapat memang benar, lho. Kira-kira apa saja mitos yang salah soal perawatan kulit?

1. Memulai perawatan kulit dilakukan saat kamu mulai dewasa.

Ini salah! Memangnya kapan kita harus mulai melakukan merawat kulit?

Begini ya, mulai merawat kulit saat kamu akan memasuki usia 20an atau malah di usia 20an itu telat banget. Istilahnya kamu seperti memanaskan kembali sayur yang setengah basi, nggak enak dimakan, kan?

Tapi, bukan berarti juga kita harus memulai saat masih SD dan kulit seperti pantat bayi!

Saat yang paling tepat kamu melakukan perawatan wajah ya ketika kamu mulai pubertas.

Karena di saat-saat ini adalah saat paling umum terjadi perubahan hormon.

Perubahan hormon akan membuat kondisi kulit tidak seperti kulit bayi lagi. Setidaknya, di usia ini seseorang harus mulai rajin memakai pembersih khusus wajah dan memakai SPF saat akan beraktifitas di luar ruang.

2. Memakai produk perawatan yang sama di segala kondisi.

Nah, khusus bagi para perempuan, kalian memang harus cukup sabar saat menghadapi menstruasi. Perubahan kondisi internal tubuh bisa membuat kondisi kulitmu berubah juga.

Misalnya setelah menstruasi. Dari yang semula kulitmu cenderung normal, bisa-bisa jadi cenderung sensitif.

Sebaiknya, para perempuan lebih memperhatikan kondisi kulitnya saat menstruasi dan setelahnya. Selain itu, jangan memaksakan produk kecantikan yang sudah tidak terlalu cocok lagi bagi kulit kalian. Kalau memang setelah menstruasi kulit kalian sedikit berubah, tidak ada salahnya mencoba produk yang lebih sesuai.

3. Semua orang membutuhkan facial rutin.

Nah, ini dia yang bisa membuat kita yang sedang bokek jadi panik. Tidak semua orang membutuhkan facial ya kawan, yang dibutuhkan semua orang adalah perawatan rutin.

Kenapa tidak semua orang membutuhkan? Karena, tidak semua orang cukup tahan dengan produk facial di klinik perawatan kulit, yang lebih cocok produk drugstore juga banyak, kok. Dan juga, tidak semua orang kulitnya bisa cepat pulih setelah melakukan facial.

Beberapa perempuan yang membutuhkan waktu lama untuk pulih dan pori-porinya menutup, sebaiknya menghindari facial yang rutin. Sebaliknya, kalian yang punya tipe kulit seperti ini lebih aman jika memakai masker secara teratur, dan menghindari memencet-mencet kulit wajah.

4. Hanya dengan memakai baju sudah cukup untuk menghindari sinar UV.

Ini mitos! - Faktanya, memakai payung pun bisa menyebabkan kulitmu terkena sunburn walau tidak parah. Jangan kira tidak parah ini lantas bisa diremehkan ya. Tentu jika dilakukan cukup sering ya hasilnya akan terpampang nyata.

Akan lebih baik jika walaupun kalian sudah memakai celana atau baju lengan panjang, kalian juga memakai lotion berSPF. Bukannya sok gimana nih ya, tapi bagaimanapun ini memang untuk kesehatan kulit kamu juga. Kamu tidak mau kan, menjadi tua dengan kulit yang penuh bercak atau rusak?

5. Ikut-ikutan membuka pori dengan air panas.

Ini mungkin cocok untuk pemilik kulit berminyak ya, tapi untuk si pemilik kulit kering tunggu dulu. Kulit yang cenderung kering disebabkan minimalnya kandungan minyak dalam kulitmu. Membasuhnya dengan air panas justru memperparah, dong.

Daripada ikut-ikutan membasuh dengan air panas, lebih baik kamu pakai air biasa saja. Lalu, setelahnya memakai toner untuk menyeimbangkan kembali pH kulit.

Kulit yang kering memang kelihatannya tanpa cela sih, tetapi jika dilihat lebih dekat tidak sebaik yang kamu kira.

Memiliki kulit kering akan cenderung lebih mudah iritasi dan terbakar sinar matahari. Selain itu, kulit yang mudah iritasi akan membuat kuman mudah masuk dan menyebabkan masalah kulit lainnya, bukan?

Bagi kalian yang masih melakukannya, hentikan sekarang ya!

Nah, bagaimana sekarang, sudah jelas kan, kalau mitos-mitos di atas tidak benar? Karenanya, sebelum kamu mengikuti suatu anjuran perawatan kulit, periksa baik-baik apakah itu benar dan apakah kulitmu memang cocok dengan cara demikian.

Tidak apa-apa jika kamu sudah terlanjur mempercayai beberapa mitos, yang penting bagi kalian yang masih melakukannya, hentikan sekarang ya.

Semoga bermanfaat!