6 Pilihan Karir Terpopuler yang Mungkin Bisa Jadi Pilihanmu

Dalam memilih karir, kamu harus mengenali diri-sendiri terlebih dulu. Jangan meminjam cita-cita orang lain hanya karena tergiur gaji dan pensiun, kita punya jatah sukses masing-masing.

6 Pilihan Karir Terpopuler yang Mungkin Bisa Jadi Pilihanmu
Photo by MD Duran from Unsplash

Dulu, sebelum kita masuk universitas, kita dibingungkan dengan pilihan jurusan.

Setelah kita lulus, kita mengalami kebingungan yang juga amat nyata, yaitu mau dibawa kemana arah hidup ini. Itu adalah bagian dari Quarter Life Crisis.

Hal ini sangat wajar kita alami karena semasa sekolah, kita tidak pernah diberi waktu untuk benar-benar memikirkan apa yang ingin kita lakukan dan geluti saat dewasa. Memilih karir yang tepat untukmu tentunya hal yang sangat membingungkan dan bikin kaget.

Gimana nggak, tiba-tiba kamu harus menata hidupmu sendiri padahal sebelumnya orang-tua yang menatanya dengan rapih.

Artinya, kita tidak bisa mengetahui sesuatu tanpa adanya referensi, termasuk dalam hal memilih karir. Karena itulah, sebagai bahan pertimbangan, coba simak 6 pilihan karir terpopuler ini yang mungkin bisa jadi pilihanmu.

1. Content Writer/Copywriter

Content Writer

Beberapa tahun belakangan, posisi ini tiba-tiba membanjiri loker di Indonesia. Posisi sebagai Content Writer/Copywriter tidak hanya berkutat dengan menulis saja lho. Seseorang yang bekerja di bidang ini perlu untuk selalu update dengan berita kekinian.

Selain itu, sebagai seorang Content Writer atau Copywriter, seseorang harus selalu peka dengan dinamika media. Jika kamu ingin menggeluti hal ini, kamu juga perlu memiliki banyak ide untuk menghasilkan tulisan yang menarik pembaca. Utamanya, kamu perlu mengusahakan agar konten atau website perusahaanmu berada di halaman terdepan mesin pencari. 

2. Content Creator

Content Creator

Nah, istilah ini benar-benar sedang hype beberapa waktu belakangan. Content creator sendiri bisa dibilang cakupannya cukup luas. Content creator yang disebut-sebut saat ini merujuk pada seseorang yang bekerja menghasilkan karya lewat kanal-kanal media sosial kekinian, misalnya YouTube, Instagram, dan sebagainya.

Jadi, mereka menghasilkan konten berupa tulisan, video, atau gambar dan foto untuk dinikmati masyarakat luas. Sebenarnya, contentwriter juga masih bisa dimasukkan dalam bidang ini jika seseorang menulis di sebuah media populer kekinian, namun mereka lebih umum disebut penulis.

Itu karena content creator pada umumnya adalah orang yang bekerja tanpa ikatan resmi sebagai karyawan perusahaan.

Jadi, mereka bisa dibilang sebagai wirausahawan di bidang konten digital.

Sebagian influencer juga bisa dibilang content creator, karena mereka menghasilkan konten untuk khalayak luas.

3. Desainer Grafis

Desainer Grafis

Hampir seluruh perusahaan membutuhkan seseorang dengan keahlian desain grafis, entah itu untuk menghasilkan karya berupa gambar ataupun video. Hal ini dikarenakan berkembangnya pasar mengarah pada kesukaan masyarakat akan gambar.

Kamu pasti tahu kan, dimana-mana sekarang informasi selalu disertai gambar yang menarik. Menjadi seorang desainer grafis adalah pilihan yang tepat untuk kamu yang punya daya kreatifitas melimpah. 

4. Social Media Specialist

Social Media Specialist

 

Nah, jika Content Creator sifatnya tidak banyak terikat, ada profesi yang agak mirip dengan ini namun terikat perusahaan, yaitu Social Media Specialist. Sekarang ini, posisi Social Media Specialist sangat dibutuhkan dalam berbagai perusahaan, karena mereka ingin lebih terhubung dengan konsumen dan komunitas pada umumnya.

Jabatan ini tidak sekedar bersosmed ria dan posting suka-suka ya! Tentu ada kriteria atau SOP (Standard Operating Procedure) dari perusahaan. Seseorang yang bekerja di posisi ini harus pandai menganalisa sentimen pasar dan juga pengguna medsos.

Ia juga harus merencanakan dan menjadwalkan konten sedemikian rupa baik itu dalam bentuk posting Instagram, Faceboook, Twitter, atau YouTube. Konten ini pun perlu disesuaikan dengan target yang ingin dicapai dalam promosi.

5. IT Developer

IT Developer and Programmer

Dari dulu profesi di bidang IT tidak pernah sepi.

Dimana coba perusahaan yang tidak butuh seorang ahli IT? Asyiknya, walaupun pekerjaan sebagai IT Developer terkesan sebagai penunggu laptop, sebenarnya pekerjaan ini bisa dilakukan secara fleksibel.

Saat ini, para ahli software ini tidak semuanya bergerak dalam perusahaan. Sebagian dari mereka juga memilih untuk bekerja sebagai Freelancer. Tentu ini bukan hal yang ribet karena segala yang mereka butuhkan untuk bekerja ada di dalam laptop.

Oleh karenanya, saat ini makin banyak Co-working space, ya salah satunya sebagai tempat para master IT ini bekerja sambil nge-teh atau minum kopi.

6. Community Developer

Community Developer

Mungkin kamu pernah mendengar istilah community development sebelumnya? Nah, community developer ini adalah pelakunya. Perusahaan-perusahaan terutama yang didirikan kaum millenial memiliki misi sosial sendiri-sendiri.

Nah, community developer ini tugasnya adalah menyebar ke berbagai komunitas perusahaan d berbagai daerah. Kamu akan mudah menemukan posisi ini dalam perusahaan jenis e-commerce.

Mereka bertugas tidak hanya untuk mengembangkan usaha komunitas-komunitas daerah yang berafilisasi dengan perusahaan, tetapi juga kegiatan-kegiatan bermanfaat seperti diskusi atau kegiatan sosial yang sifatnya membangun masyarakat. Bagi kamu yang komunikatif dan suka bekerja nomaden, posisi ini pas sekali lho buat kamu.


Nah, yang terpenting dalam memilih karir, kamu harus mengenali diri sendiri terlebih dulu.

Itu untuk mengetahui potensimu di bidang seperti apa, cocok dengan ritme kerja seperti apa, dan di suasana kerja seperti apa.

Kamu tidak perlu mengikuti anjuran orang lain atau konstruk sosial, karena pada akhirnya kamulah yang menjalani plus minus pekerjaanmu.

Jangan lupa, ketika kamu memilih sebuah profesi, jangan tergiur semata-mata karena kelebihan finansialnya, nanti kamu akan kesulitan jika ternyata tidak sesuai dengan dirimu. Dan ingat, profesi apapun, kita semua pasti memulai dari nol. 

Jadi sabarlah dalam meniti karir, karena sangat tidak mungkin kamu tiba-tiba jadi ahli atau mendapat jabatan yang langsung tinggi.

Pertimbangkan semua dengan matang dan jangan takut mencoba ya!