6 Tools yang Perlu Dipelajari Bagi Digital Marketer

Sebelum kamu mulai melamar di bidang marketing, ada beberapa tools yang bisa kamu pelajari. Dan pastinya, ini akan berguna bagi CV kamu!

6 Tools yang Perlu Dipelajari Bagi Digital Marketer
Photo by Campaign Creators from Unsplash

Perubahan tren di dunia pemasaran tentunya mendorong kita untuk mengikuti tren tersebut. Saat ini strategi digital marketing adalah sesuatu yang menentukan daya jual suatu produk ataupun perusahaan.

Strategi digital marketing tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk membaca atau menganalisis ketertarikan dan kebiasaan konsumen, tetapi juga membutuhkan tools atau media yang menunjang efektifitas berpromosi. Nah, sebelum kamu mulai melamar di bidang marketing, ada beberapa tools yang bisa kamu pelajari. Dan pastinya, ini akan berguna bagi CV kamu!

1. Keyword Planner

SEO - Search Engine Optimization

Bagi seorang contentwriter atau copywriter, pemahaman terhadap SEO sangatlah penting. Karena sistem pencarian menggunakan algoritma, tentunya tiap perusahaan perlu bersaing agar website atau promosi mereka mudah terbaca oleh Google. Dan lebih penting lagi, SEO berguna untuk meningkatkan trafik website.

Untuk bermain dengan SEO, ada 3 cara mudah mengetahui keyword yang sedang tren, di antaranya menggunakan Google Trends, Google Keyword Planner, dan juga Google Suggestions.  

Dibandingkan Google Keyword Planner, Google Trends dan Google Suggestions lebih mudah digunakan walaupun bagi yang awam. Salah satu contoh Google Suggestions adalah ketika kamu mengetikkan sebuah keyword di pencarian Google, maka ada beberapa rekomendasi keyword yang ditampilkan. 

2. Google Analytics

Dashboard google analytics

Untuk mengetahui trafik atau seberapa besar minat netizen terhadap websitemu, kamu tentunya perlu sebuah tool untuk menyajikan datanya. Itulah fungsi dari Google Analytics. Google Analytics sangat penting bagi seorang marketer karena selain mengetahui seberapa banyak pengunjung website kamu ini juga menunjukkan seberapa besar minat konsumen terhadap produk yang kamu jual.

Setelah mengatahui seberapa banyak pengunjung yang tertarik pada website atau produk yang kamu jual, kamu akan bisa menentukan strategi selanjutnya untuk meningkatkan promosi secara digital.

3. Google Adwords

Google AdWords

Untuk memenangkan persaingan di laman perncarian Google sebenarnya bukan hal yang mudah. Oleh karenanya, kamu bisa membutuhkan tools untuk meningkatkan daya saing secara lebih instan. Oleh karena itu, Google Adwords sangat bisa digunakan bagi perusahaan yang ingin websitenya muncul di halaman pertama milik Google. 

4. Social Media Ads

Facebook - Social Media

Posisi sebagai social media specialist adalah salah satu yang paling banyak dicari di lowongan pekerjaan saat ini. Mengiklankan lewat social media memang merupakan salah satu cara yang sangat mudah dan berkemungkinan menjaring lebih banyak.

Biasanya, kamu perlu mengiklankan lewat Facebook Ads, Instagram Ads, Twitter Ads, YouTube Ads, dan E-mail Ads. Namun, mengetahui cara pengoperasian masing-masing mereka saja tidak cukup, kamu juga perlu menetapkan strategi marketing.

Jadi, tentunya kamu harus mempelajari minat, kebiasaan, dan menggunakan berbagai pengiklan media sosial di atas sebagai pengiklan. Dalam posisi ini, yang terpenting juga kamu harus kreatif dalam membuat ide promosi yang akan menarik target konsumen. 

5. Hootsuite

Ilustrasi menggunakan tablet

Melulu mengiklankan atau promosi juga dapat membuat pengunjungmu bosan, oleh karena itu harus ada variasi konten di media sosial perusahaan kamu. Untuk memanajemen beberapa akun tentunya sedikit ribet, karena itu kamu membutuhkan sebuah tool yang dapat memanajemen beberapa media sosial perusahaanmu, seperti Hootsuite ini salah satunya.  

6. Program desain grafis

Ilustrasi gambar CSS

Dalam divisi marketing, member desainer grafis sangatlah dibutuhkan, karena visual pemasaran adalah daya tarik utama selain kata-kata. Selain kemampuan mendesain gambar, kemampuan mendesain video juga merupakan elemen penting dalam posisi ini.

Oleh karena itu, aplikasi semacam Adobe Photoshop dan semacamnya sangat diwajibkan bagi yang ingin melamar dalam posisi ini. 


Itu dia 6 tools yang perlu dipelajari bagi digital marketer. Berbagai tools dan stretegi ini mungkin saja berubah beberapa tahun ke depan, yang jelas, kamu harus selalu siap untuk beradaptasi jika memang pekerjaanmu atau karir impianmu ada di bidang marketing.

Berkarir di bidang marketing memang menuntut fleksibilitas dan kepekaan terhadap pasar atau tren, ini hal yang menarik.

Dan yang jelas, ketika menghadapi suatu perubahan di dunia digital yang menyangkut dengan pekerjaan, kamu jangan merasa takut untuk beradaptasi. Karena pada akhirnya pengalaman kita untuk menggunakan berbagai tools akan memudahkan ketika mencoba tools baru.