7 Lagu Romantis Ini Bisa Jadi Alternatif buat Lagu Pernikahan Kamu

Bosan sama lagu pernikahan yang itu-itu aja? Yuk perbaharui playlist kamu dengan lagu-lagu romantis ini.

7 Lagu Romantis Ini Bisa Jadi Alternatif buat Lagu Pernikahan Kamu
Photo by Micheile Henderson from Unsplash

Yang namanya pernikahan maunya tentu sekali seumur hidup. Nah, karena inginnya cukup sekali, semua tentu setuju kalau perhelatan sakral yang satu ini kudu diselenggarakan semengesankan mungkin.

"Supaya pernikahan itu indah dikenang selama-lamanya."

Kiranya begitu kesepakatan para calon pengantin.

Pemilihan lagu pernikahan yang tepat juga tak kalah penting loh untuk menciptakan suasana resepsi pernikahan yang sakral nan romantis. Sebagaimana katanya para peneliti dari Universitas Groningen, bahwa musik bisa mengubah persepsi pendengarnya.

Maka dari itu, menentukan lagu yang tepat untuk mengiringi resepsi pernikahan juga perlu. Kalau kamu mulai merasa bosan dengan lagu pernikahan yang itu-itu saja, yuk simak rekomendasi berikut ini!

1. Di Balik Layar - Juicy Luicy

"Saat datang lelahmu, datang padaku dan bersandar di bahu kiriku di balik layarmu."

Suka deh, bagaimana lagu ini menggambarkan kekaguman seorang lelaki pada wanitanya.

Tentang si lelaki yang menerima wanitanya bahkan dalam bentuk tak semenarik apapun. Tentang si lelaki yang selalu siap menjadi sandaran terakhir dari wanita pujaannya entah bagaimanapun keadaan esok hari.

Lagu ini pas banget mengiringi hari bahagia kamu. Semacam sedang membahasakan perasaan lelaki yang sedang berdiri tepat di sisi kamu pada hari itu.

How romantic.

2. Janji - Lyla & Ghea Indrawari

 
Kalau karya dari Lyla dan gadis jebolan Indonesian Idol ini, dijamin manis banget. Diiringi alunan musik yang ceria, duet band dan solois yang satu ini sebetulnya lebih banyak bercerita tentang pengajuan lamaran dari seorang lelaki dan penerimaan dari gadisnya.

Meski menjalani kisah yang diiringi perselisihan kecil-kecilan, dengan kesepakatan yang sama, keduanya lantas berjanji untuk berada di sisi masing-masing selama-lamanya. Sebagaimana kutipan liriknya berikut ini:

"Sayang aku telah berjanji akan selalu ada di setiap malam dan pagi di saat kau mulai membuka matamu."

Manis deh. Awas, diabetes.

3. Hingga Detik Ini - The Rain

"Hingga detik ini, aku masih orang itu, kau kenal dengan hatimu, masih seperti dulu."

Agak berbeda dari dua lagu sebelumnya, musik ciptaan The Rain ini justru bernuansakan nostalgia. Salah satu dari sejoli dalam lagu ini seolah sedang berusaha menegaskan pada pasangan tentang dirinya, hatinya, dan perasaannya yang masih dan akan tetap sama dengan ketika awal mula mereka menjalin kisah.

Meski terdengar sendu, tapi lirik lagu ini bisa dimaknai sebagai kesungguhan perasaan cinta yang katanya sih tidak akan berubah sampai kapanpun.

Semoga kamu dan dia pun begitu ya.

4. Satu-Satunya - HiVi!

 
Alunan lagu ini terdengar seperti musik-musik di era sebelum tahun 2000. Iya, lagu-lagu yang nuansanya ngajak berdansa.

"Dan tak 'kan pernah lagi ada manusia lainnya, sudah cukup satu hanya kamulah satu-satunya."

Dari liriknya, lagu ini sebenarnya sedang menceritakan bagaimana seseorang sedang berusaha meyakinkan kekasihnya yang tengah merasa ragu.

Dikemas dengan musik yang riang dan penuh semangat, lagu ini dijamin deh akan berhasil membawa suasana ceria di pesta pernikahan kamu.

5. Rekah - Brisia Jodie

 
Bercerita tentang manisnya masa-masa pedekate kamu dan pasangan. Tentang bagaimana senam jari berbalas pesan dengan si dia di waktu itu menjadi olahraga kecil-kecilan yang menagihkan.

Gimana gak ketagihan, kadang jantung dan sudut-sudut bibir juga bisa ikut senam loh. Satu lagi bentuk ekstasi dengan hanya bermodal pulsa.

Waktu itu, mungkin belum ada yang memulai kata suka, tapi dari pembawaan masing-masing jelas sekali kalau sedang saling mengirim puluhan kode alias pesan alias isyarat kepada satu sama lain. Namanya juga usaha, selalu butuh proses.

Kalau nanti kamu bersanding dengan si dia di pelaminan, percaya deh, lagu ini akan bikin kalian senyum-senyum malu teringat bagaimana dulu awal mula pendekatan sampai akhirnya jadi berhasil menuju legal.

6. I Don't Care - Ed Sheeran & Justin Bieber

 
Mau nuansa internasional di pesta pernikahan kamu? Alunan musik dari peraih gelar Artist of Decade di UK dalam sepuluh tahun terakhir ini juga harus masuk ke dalam list kamu dong.

Musisi yang satu ini memang populer dengan lagu-lagu romantisnya, salah satunya adalah I Don't Care. Kalau kamu sudah bosan mendengar Perfect-nya Ed Sheeran yang udah kayak lagu wajib di acara pernikahan sepuluh tahun terakhir, lagu agak nge-beat semacam I Don't Care ini juga bisa jadi alternatif.

Meski gak sedang bercerita tentang prosesi melamar atau perhelatan sakral lainnya, lagu ini berhasil menggambarkan suasana hati seseorang kala sedang jatuh cinta. Iya, suasana hati yang kayak habis disuntik endorfin di apapun situasinya, asalkan sama yang tersayang.

Dunia milik berdua pas banget jadi slogan untuk lagu ini. Bagaimana gak, wong isinya bolak-balik nyebut I don't care, ibarat mau bilang apalah arti yang lain selama ada doi di sisi.

7. Waste Your Time - Conor Maynard

 
Kalau cuma berpatokan pada alunan nadanya, mungkin kesan pertama kamu adalah kalau ini lagu sedih. Apalagi kalau nonton Music Video-nya yang malah kelihatan anarkis banget.

Ah, dengar liriknya dulu yuk sampai selesai.

I'll love you in all of the ways that they don't
And help you pick up all the pieces they broke
I promise I'll always be with you 'cause
You don't wanna waste your time
I swear you'll never waste your time with me

See? Kurang manis di sebelah mana coba liriknya.

Bagian yang paling mengena dari lagu ini adalah ketika musisinya coba memaparkan tentang banyak hal menyebalkan yang sering sekali hadir dalam hidup.

Namun kemudian, terlepas dari bagaimana sakit dan kecewa yang akan menghampiri ketika itu, ia kembali menegaskan bahwa masih ada dirinya yang akan selalu setia mendampingi kamu bahkan di titik terendah kamu sekalipun.

Siapa sih yang tak ingin didampingi pasangan seperti ini?


Pilihan lagu untuk mengiringi prosesi pernikahan pastinya adalah kewenangan mutlak dari pemilik acara. Ada banyak loh orang-orang di luar sana yang kurang lebih tidak seberapa peduli dengan konten lagu di sebuah pernikahan, "Yang penting bisa goyang," kira-kira begitu katanya.

Buat penulis sendiri, lagu yang mengiringi sebuah pernikahan sebaiknya adalah yang paling cocok dengan suasana hati ketika hari H itu. Perjamuan pada hakikatnya memang untuk menyenangkan hati para tamu, tapi bukan berarti harus mengesampingkan selera pribadi kan?