Hanya dengan Patah Hati Kamu Bisa Belajar Sederet Hal Ini

Sama seperti gunung meletus, patah hati juga merupakan pengalaman yang mengguncang. Tetapi, ia juga membawa kebaikan setelahnya.

Hanya dengan  Patah Hati Kamu Bisa Belajar Sederet Hal Ini
Photo by Rafael Barros from Pexels

Patah hati memang sebuah perasaan yang istimewa. Ketika merasakan patah hati, kita juga ibarat gerabah yang dibakar. Walaupun ini menyakitkan, tetapi hasil akhirnya membuat kita menjadi pribadi yang lebih istimewa.

Patah hati memang bukan sekedar perasaan, namun juga sebuah proses perjuangan. Bukan hanya perjuangan untuk bertahan dengan rasa sakit, tetapi juga berjuang menemukan berbagai nilai baik yang bisa diambil.

Bagi kamu yang sedang mengalami patah hati, perasaan ini bisa kamu jadikan sebuah proses reflektif lho. Tidak hanya merefleksikan hubungan dan pelajaran yang bisa kamu ambil darinya, tetapi juga merefleksikan orang seperti apa kamu sebenarnya. Slow saja, patah hati memang sangat menyakitkan, tetapi hanya dengan patah hati kamu bisa belajar sederet hal ini.

1. Patah hati membuatmu tahu, apa yang kamu butuhkan dalam sebuah hubungan

Pasangan sedang romantis di saat senja

Patah hati diciptakan agar percintaanmu kedepannya bukan hanya sebagai dekorasi kehidupan. Sehingga kamu bisa banget lho memanfaatkan rasa patah hati dengan penghayatan sebesar-besarnya. Sehingga, kamu akan memahami apa yang membuatmu tidak puas dengan hubunganmu yang baru kandas, serta apa yang perlu kamu cari dalam hubungan selanjutnya.

2. Patah hati membuatmu tahu bahwa segala jenis hubungan dengan manusia sangatlah berharga

Semua hubungan sangat berharga

Jika seseorang hanya tahu rasanya dikasihi tanpa tahu rasanya mengasihi orang lain, ia tidak akan mudah berempati dan menghargai perasaan orang lain. Patah hati akan mengajarimu bahwa perasaan satu orang pada yang lain tidak terukur harganya. Sehingga, kamu juga akan belajar untuk menjadi orang yang tulus dalam mencintai orang lain.

3. Membentuk dirimu agar menjadi orang yang lebih waspada dalam menjalani hubungan

Sepasang kekasih

Setelah mendapat pengalaman buruk, tentunya kamu juga mulai memahami rambu-rambu dalam menjalani hubungan. Kedepannya, kamu tentu tetap harus tulus pada orang yang kamu sayangi, tetapi itu bukan berarti kamu harus bersikap submisif pada orang yang kamu cintai.

Kamu tetap harus membangun batas apa yang boleh dan tidak dalam sebuah hubungan. Selain itu, pengalaman patah hati juga akan membuatmu lebih waspada terhadap orang-orang yang berpotensi menyakiti perasaanmu.

4. Meskipun patah hati itu menyakitkan, kamu akan lebih paham bagaimana mencintai diri sendiri

Belajar mencintai diri sendiri

Gagal dalam bercinta memang proses yang tidak menyenangkan, tetapi ini juga merupakan sebuah proses yang menempa dirimu. Sehingga, kamu akan paham bagaimana cara menjaga atau memepertahankan diri.

Tenang saja, meskipun ketika patah hati kamu merasa rapuh, tetapi setelah patah hati itu terlewati, kamu akan menjadi orang yang lebih kuat dan taktis dalam hubungan.

5. Merasakan patah hati akan membuatmu belajar mengelola emosi

Wanita memeluk kucing

Setiap orang memang belajar bagaimana menghadapi berbagai emosi yang tidak menyenangkan ketika mereka menghadapi konflik. Pembelajaran dalam mengelola emosi ini tidak hanya baik untuk hubungan asmara, tetapi juga untuk konflik lainnya.

Asalkan kamu tidak menampik perasaan berkecamuk saat patah hati, kamu akan mendapat pengalaman yang berharga dalam menyikapi tantangan psikologis.

6. Belajar membuatmu ikhlas dan memaafkan

Belajar ikhlas dan memaafkan

Tenang saja, tidak harus segera memaafkan orang yang telah menyakitimu. Memang semuanya butuh proses, maka tidak perlu memaksakan diri untuk bersikap baik-baik saja.

Lagipula, meskipun memaafkan orang lain adalah hal yang sangat perlu untuk batinmu, tetapi kamu tidak harus ikhlas dengan perbuatan buruk. Kamu bisa menjadikan rasa tidak ikhlasmu sebagai alarm dalam sebuah hubungan. 

7. Patah hati memberikanmu waktu apakah kamu memang sedang membutuhkan seorang pasangan atau tidak

Belajar dari patah hati

Terkadang terus-menerus berada dalam hubungan bisa membuatmu lupa apa yang benar-benar kamu butuhkan di saat itu. Selain itu, kamu juga terkadang tidak punya waktu untuk memahami apakah kamu benar-benar di waktu yang tepat untuk menjalin hubungan atau tidak.

Ketika sebenarnya kamu tidak di waktu yang tepat untuk menjalin hubungan, yang rugi bukan hanya kamu saja, tetapi juga kekasih atau bahkan orang di sekitarmu.

8. Perjalanan patah hati memberimu waktu untuk melakukan hal yang melebarkan potensimu

Memaksimalkan potensi

Jika kamu selalu sibuk dalam hubungan, kamu juga mungkin tidak memiliki waktu untuk memahami apa yang ingin kamu lakukan untuk meningkatkan kualitas dirimu. Mencari kesibukan tidak hanya akan mengalihkan pikiranmu dari rasa patah hati, kamu juga bisa menjadikan ini sebagai proses menambah skill.


Itu dia beberapa hal yang hanya akan kamu dapatkan jika sedang patah hati. Ketika kamu sudah melewati masa ini, kamu pasti akan merasa lebih kuat dan berkemampuan menghadapi segala kemungkinan dalam hubungan yang selanjutnya. Proses patah hati akan menjadi perjalanan yang baik jika kamu pandai mengelola, jadi jangan patah semangat di tengah patah hati ya :)