Latih Kepekaan Lingkunganmu dengan Beberapa Kebiasaan Baik Ini

Menunggu kepekaan pemerintah akan membutuhkan waktu sangat lama, lebih baik kita memulai dengan langkah bersama memperbaiki lingkungan.

Latih Kepekaan Lingkunganmu dengan Beberapa Kebiasaan Baik Ini
Photo by Singkham from Pexels

Sungguh disayangkan sekali bahwa pemerintah sekaligus hampir semua masyarakat negara ini masih belum benar-benar percaya dengan perubahan iklim. Padahal, perubahan iklim sudah menampakkan berbagai imbas nyata yang dirasakan masyarakat. Salah satu contohnya adalah kemarau berkepanjangan. 

Dibandingkan dengan isu perubahan iklim yang jelas berpotensi membunuh kita semua, isu agama dan ras masih menjadi komoditas yang lebih laris oleh perhatian masyarakat. Salah satu faktor kenapa negara kita sulit sekali peka terhadap berbagai darurat lingkungan adalah, kurangnya penanaman sejak kecil.

Kita hanya diarahkan untuk fokus terhadap nilai akademik dibandingkan apa yang terjadi di sekitar kita. Selain itu, masyarakat juga masih enggan mengkonsumsi ilmu di luar yang didapatkan dari bangku sekolah.

Dalam konstruk sosial kita, mencari ilmu berpusat di sekolah, di luar sekolah kita mencari hiburan. Sehingga, berbagai macam kesadaran sosial dan lingkungan sulit disepakati bersama.

Bahkan, menunggu kepekaan pemerintah akan membutuhkan waktu sangat lama, lebih baik kita memulai dengan langkah bersama memperbaiki lingkungan. Jika kamu malu-malu, kamu tidak harus menjadi seperti Greta Thunberg, tetapi kamu bisa melakukan beberapa langkah mudah ini.

1. Membawa alat makan dan minum kamu sendiri

Botol Minum Yang Bebas Dibawa Kemana Saja

Kapanpun kamu membeli makanan untuk dibawa pulang, alangkah lebih baik (dan higienis) jika kamu menempatkan pada wadah pribadimu daripada memakai plastik atau kantong kresek. Selain itu, membawa botol minum dan sedotan stainless kemanapun sebenarnya sudah jadi gaya hidup yang keren.

Tunggu dulu, memang apa hubungannya plastik dengan perubahan iklim?

Plastik tidak hanya membutuhkan waktu luar biasa lama untuk terurai, tetapi, saat terkena cahaya matahari, ia akan mengeluarkan gas metana dan etilena yang akan menyebabkan efek rumah kaca. Bahkan sebenarya, zat-zat ini tetap keluar walaupun matahari telah terbenam.

2. Selalu membawa ecobag di dalam tasmu

Ecobag untuk berbelanja

Seusai bekerja atau kuliah, kita terkadang ingin sekalian mampir berbelanja. Alangkah lebih baiknya jika kamu membawa tas belanjamu sendiri. Saat ini, banyak toko online atau offline yang juga menjual berbagai grocery bags dengan dekorasi yang lucu dan keren.

Sekedar membeli tas kanvas seharga 25 ribu juga sudah cukup kok. Tas ini cukup kuat untuk membeli belanjaan yang tidak terlalu banyak. Bukankah ini juga kampanye non verbal untuk menjaga lingkungan?

3. Usahakan berjalan kaki atau naik transportasi umum   

MRT dan Suasana di dalam Transportasi Umum

Kamu tentu tidak membutuhkan penjelasan tentang hal ini. Kamu sendiri merasakannya kan? Semakin tahun cuaca di luar rumah makin panas dan lengket tak keruan. Jadi, jangan hanya marah-marah karena cuaca panas.

Lakukan perubahan dengan cara terkecil sekalipun. Lagipula, berjalan kaki baik untuk kesehatanmu. Serta jangan lupa gunakan masker anti polusi saat di luar rumah.

4. Jangan nyalakan listrik kalau memang tidak perlu

Nyalakan listrik seperlunya

Masih ingat film Sexy Killers yang kapan hari sempat mengguncang jagat dunia maya? Kadang orang berpikir bahwa mereka berhak menggunakan sumber daya sesuka hati karena ikut bayar iuran bulanan.

Padahal, sumber daya adalah hak kita semua, dan efek negatifnya pun akan dirasakan kita semua. Meski sudah lama mendapat privilese, kita harus sadar diri dan berempati pada orang lain yang tidak mendapat hak serupa.

5. Memasang banyak tanaman di dalam dan sekitar rumahmu

Taman mini di dalam ruangan

Tentu kamu tahu bahwa tanaman membuat kualitas udara lebih baik. Terlebih lagi, memajang banyak tanaman di rumahmu akan membantu menyerap debu halus. Ini adalah strategi yang baik bagi orang-orang yang memiliki alergi atau penyakit pernapasan.

Untuk kamu yang tidak terlalu suka kegerahan, tanaman juga merupakan penyejuk alami yang sangat baik. Lagipula warna hijau alami akan senantiasa membuat matamu rileks.


Menyadarkan masyarakat dalam skala nasional memang tidak dapat dilakukan hanya dalam beberapa hari saja. Namun, kampanye-kampanye yang dikemas secara kekinian semakin banyak menarik minat menjaga lingkungan, terutama tertuju pada kaum muda. Kita sudah tidak punya alasan untuk menunda kepekaan terhadap lingkungan.

Mungkin kamu sendiri mengira bahwa hal-hal kecil di atas tidak membawa perubahan besar, tetapi hal ini akan berdampak besar jika banyak orang yang melakukannya. Maka, mulai sekarang latih kepekaan lingkunganmu dengan beberapa kebiasaan baik ini.