Mabuk Kendaraan? Ayo Simak 8 Tips Berikut

Mabuk kendaraan adalah momok bagi kamu yang sering bepergian. Yuk, persiapkan hal ini untuk memulai perjalanan antimabuk.

Mabuk Kendaraan? Ayo Simak 8 Tips Berikut
Photo by David Tran from Unsplash

Bepergian di hari libur, tidak jarang menjadi pilihan masyarakat pada umumnya. Entah hanya bepergian jarak dekat, ke luar kota, atau bahkan melancong hingga negeri seberang.

Siapa sih yang tak suka jalan-jalan?

Eh tapi, tunggu. Buat kamu yang punya masalah dengan mabuk kendaraan, mungkin akan punya pendapat berbeda. Mabuk kendaraan memang cukup menyebalkan untuk perjalanan jauh, mulai dari yang melibatkan; mobil, bus, kapal laut, hingga pesawat terbang.

Setiap orang memiliki toleransi yang berbeda-beda pada jenis kendaraan yang dinaikinya. Oleh karenanya, kamu mungkin pernah bertemu seseorang yang rentan sekali dengan mabuk laut, namun dapat berkendara dengan nyaman di perjalanan via darat atau udara.

Kalau kamu termasuk pengidap mabuk kendaraan, pasti tidak akan nyaman dengan berbagai rasa pusing, mual, hingga muntah, yang bisa menyerang hingga waktu yang cukup lama—terutama pada perjalanan jarak jauh.

Meskipun teramat menyiksa, mabuk kendaraan masih dapat diatasi, kok. Kamu bisa menyimak 8 tips antimabuk kendaraan berikut ini.

Camilan

Persiapkan camilan sebelum perjalanan

Kamu mungkin berpikir bahwa mencamil sesuatu di dalam kendaraan akan tidak menyenangkan bagi para penderita mabuk kendaraan. Bayangkan saja, dengan perut mual dan perasaan ingin muntah, tentu tidak akan nyaman mencerna makanan.

Namun tetap saja, membiarkan perut tetap terisi akan lebih baik daripada perut yang kosong. Karena kondisi mabuk dan muntah dapat memicu dehidrasi pada tubuh, maka dengan tetap mengisi perut, elektrolit dan cairan ataupun gizi yang tadinya keluar dari tubuh akan dapat tergantikan.

Jangan khawatir dengan rasa tidak nyaman yang mungkin muncul kalau kamu memaksa untuk tetap mencamil sesuatu selagi mabuk kendaraan menyerang. Beberapa pilihan makanan dan minuman di bawah ini dapat menjadi pilihan kamu di perjalanan jauh.

1. Makanan Ringan

Untuk menjaga perut tetap terisi, makanan ringan bisa menjadi pendamping utama kamu selama di perjalanan jauh. Ingat ya, makanan ringan atau yang bukan makanan berat dan berminyak.

Umumnya, makanan berat dan berminyak akan lebih lambat dicerna oleh tubuh—khususnya lambung. Ini tentu tidak akan membantu di saat rasa mual dan ingin muntah terus berkecamuk dari dalam lambung kamu.

Salah satu makanan ringan yang cukup direkomendasikan ketika mual adalah keripik. Selain karena mudah dicerna, keripik juga tidak berbau. Pasalnya, pada orang-orang tertentu, bau-bauan juga dapat memicu rasa mual di lambung.

2. Jahe

Sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan menunjukkan bahwa jahe dapat secara efektif mengurangi rasa mual, sehingga dapat digunakan untuk mencegah dan menanggulangi mabuk kendaraan.

Saat ini telah tersedia berbagai olahan jahe yang dapat menemani kamu selama perjalanan. Sebut saja permen jahe dan wedang jahe. Olahan jenis ini tentu ringan, dan tidak akan menimbulkan masalah di lambung kamu.

3. Air Kelapa Muda

Tidak semua orang dapat merasa nyaman untuk tetap makan ketika sedang mual. Namun, minum agar tetap terhidrasi sangat dianjurkan terutama bagi kamu yang terus mengalami gejala muntah selama mabuk perjalanan.

Salah satu minuman yang disarankan bagi pengidap mabuk kendaraan adalah air kelapa muda. Rasa manis dari air kelapa muda dapat mengurangi rasa mual, serta menimbulkan rasa kenyang.

Minum sedikit demi sedikit namun sering, akan lebih baik daripada minum dalam jumlah besar hanya dengan beberapa kali tegukan, terutama jika sebelumnya kamu sudah mengalami muntah.

Menyamakan Persepsi

Mabuk kendaraan berawal dari persepsi yang berbeda

Salah satu mekanisme mabuk kendaraan yang diakui oleh para peneliti ialah dikarenakan adanya perbedaan persepsi yang diterima oleh indra penglihatan dan persepsi gerakan yang diterima oleh bagian keseimbangan di dalam telinga.

Di dalam kendaraan, penglihatan kamu tertuju pada benda-benda statis, sedangkan sensor keseimbangan dan otot kamu merasakan adanya gerakan. Perbedaan ini mengakibatkan otak mendapatkan sinyal yang berbeda, sehingga kinerja otak pun kacau dan menimbulkan keluhan mabuk.

Di bawah ini disajikan beberapa tips mengubah persepsi yang bisa kamu coba untuk menyamakan persepsi dan sinyal yang diterima otak agar terhindar dari mabuk kendaraan.

4. Melihat ke Arah Jalanan

Ketika otot dan sensor keseimbangan kamu menangkap adanya gerakan, maka sebaiknya indra penglihatan pun menerima hal yang sama.

Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk mengakali perbedaan sinyal yang diterima otak selama perjalanan adalah dengan memindahkan posisi duduk ke bangku depan atau bangku yang berada dekat dengan jendela kendaraan.

Ini akan memudahkan kamu untuk melihat ke arah jalanan di luar, sehingga penglihatan kamu juga memersepsikan bahwa tubuh kamu memang sedang bergerak.

Dengan demikian, otak tidak akan menerjemahkan sinyal yang berbeda, sehingga menghindari kekacauan dan efek mabuk yang dapat timbul selanjutnya.

5. Hindari Fokus pada Benda Tak Bergerak

Dengan memahami teori atau mekanisme mabuk kendaraan, akan sangat membantu jika kamu menghentikan fokus penglihatan kamu terhadap benda-benda tak bergerak di dalam kendaraan, misalnya seperti membaca buku atau bermain ponsel.

Merujuk pada teori sebelumnya, maka kegiatan-kegiatan seperti membaca buku atau bermain ponsel, juga dapat memberikan persepsi yang berbeda kepada otak selama berada di dalam kendaraan.

Oleh karenanya, menghindarkan fokus kamu terhadap benda-benda tak bergerak selama berada di perjalanan adalah hal yang cukup krusial terkait mabuk kendaraan.

Terapi dan Obat-obatan

Obat-obatan dapat dipilih untuk menangani gejala mabuk kendaraan

Jika cara-cara sebelumnya tidak berhasil mengurangi atau menghilangkan mabuk kendaraan yang kamu alami, maka kamu perlu mempertimbangkan untuk bergantung kepada mekanisme terapi dan atau obat-obatan tertentu.

6. Aromaterapi

Sebuah penelitian memublikasikan bahwa menghirup wewangian tertentu dapat menanggulangi gejala mual yang sedang diderita. Wewangian yang dimaksud juga dikenal sebagai aroma terapi, yaitu senyawa aromatik dari tumbuhan yang dapat diuapkan sedemikian rupa.

Aroma terapi dengan wangi jahe, lavendel, atau mint telah dilaporkan cukup efektif dalam mengatasi rasa mual yang sedang dialami.

Untuk perjalanan jauh, kamu dapat menyiapkan aroma terapi dalam bentuk cairan atau minyak yang kini banyak beredar di pasaran. Bentuknya yang mungil tentu akan memudahkan untuk dibawa.

7. Nei-Guan

Juga dikenal sebagai salah satu titik akupunktur yang terletak di pergelangan tangan. Posisi nei-guan dapat diketahui dengan menempatkan tiga jari telunjuk, tengah, dan manis di pergelangan tangan mulai dari bagian yang terdekat dengan lipatan tangan.

Posisi nei-guan adalah bagian yang ditindih oleh jari telunjuk kamu, tepatnya di bagian tengah di antara tendon pada pergelangan tangan.

Dengan memberikan penekanan ringan pada kedua titik nei-guan, dapat dengan efektif mengurangi rasa mual dan bahkan muntah yang sedang diderita.

8. Obat Minum Antimabuk

Secara kimiawi, gejala mabuk timbul ketika senyawa yang disebut histamin berikatan dengan reseptor histamin sebagai akibat dari kacaunya pengolahan sinyal yang terjadi di otak.

Untuk mencegah reaksi tersebut, dibutuhkan senyawa lain yang dikenal sebagai antihistamin untuk berikatan dengan reseptor histamin, sehingga mencegah berbagai efek dari mabuk kendaraan.

Obat-obatan antihistamin yang dapat dibeli bebas di apotek, di antaranya adalah Dramamine. Obat-obatan ini dapat diminum 30 - 60 menit sebelum perjalanan atau setiap 6 jam dalam perjalanan.


Sebagaimana namanya, gejala mabuk kendaraan akan menghilang dengan sendirinya setelah kamu turun dari kendaraan. Meskipun cukup merepotkan, kamu tak perlu khawatir karena mabuk kendaraan cenderung tidak akan menimbulkan efek jangka panjang lainnya.

Mencoba salah satu atau beberapa dari tips di atas dapat mengurangi gejala mabuk kendaraan yang kamu alami. Namun jika gangguan ini sangat mengusik kamu, akan lebih bijak untuk menghubungi dokter dan mendapatkan perawatan yang tepat.