Pahami 9 Tipe Kecerdasan Majemuk untuk Mengembangkan Potensimu Sendiri

Sebagai orang dewasa, terkadang kita belum benar-benar memahami diri sendiri.

Pahami 9 Tipe Kecerdasan Majemuk untuk Mengembangkan Potensimu Sendiri
Photo by Vantha Thang from Pexels

Bagi sebagian orang, tipe kecerdasan yang dipahami belumlah cukup luas. Maklum saja, budaya di masyarakat kita masih mengamini bahwa orang yang cerdas adalah mereka yang berkapasitas untuk unggul di bidang eksakta.

Sebenarnya ini bukanlah hal yang adil manakala setiap perkembangan di dunia ini membutuhkan para ahli yang cerdas di tipe yang berbeda. Pemahaman yang keliru seperti itu juga membuat penghargaan terhadap pengetahuan menjadi timpang. Imbas terdekatnya adalah, sebagai orang dewasa, terkadang kita belum benar-benar memahami diri sendiri.

Ini dikarenakan kita terlanjur menuruti apa yang dikatakan orang tua tanpa memahami sesungguhnya kemampuan diri kita. Tapi tenang saja, tidak ada kata terlambat untuk mengenali diri sendiri. Pahami 9 tipe kecerdasan majemuk untuk mengembangkan potensimu sendiri.

1. Kecerdasan Linguistik 

Kecerdasan Linguistik

Kecerdasan ini mencakup kemahiran mengotak-atik bahasa mulai secara oral ataupun tulisan. Contoh kecerdasan jenis ini juga termasuk memahami makna kata-kata serta ritme sebuah kalimat. Beberapa profesi yang termasuk kecerdasan linguistik adalah jurnalis, penulis, pengacara, politisi, dan sebagainya. 

2. Kecerdasan kinestetik

Kecerdasan Kinestetik

Tipe kecerdasan ini tidak hanya terpaut pada gerak tubuh seperti olahraga atau menari. Lalu, jangan terburu-buru menghakimi diri sendiri atau orang lain sebagai hiperaktif ketika melihat seseorang tidak bisa diam. Barangkali memang mereka, atau anda, memiliki kemampuan jenis ini. Beberapa profesi yang tergolog kecerdasan kinestetik adalah atlit atau aktor. 

3. Kecerdasan musikal

Kecerdasan musical

Sangat mudah untuk mendeteksi seseorang yang mempunyai kecerdasan musikal. Biasanya pemiliknya tertarik dengan sesuatu yang berhubungan dengan nada atau alat musik. Sangat mudah untuk menyebutkan contoh profesi kecerdasan ini, misalnya penyanyi atau komposer lagu.

4. Kecerdasan eksistensialis

Kecerdasan eksistensialis

Mungkin sebagian orang belum familiar dengan kecerdasan jenis ini. Pemilik kecerdasan ini memiliki kemampuan berpikir secara filosofis dan mendalam, misalnya mempertanyakan kenapa kita hidup, makna kematian, dan sebagainya.

Seseorang dengan kecerdasan eksistensialis memiliki keahlian istimewa dalam membangun teori abstrak. Contoh profesi dengan kecerdasan ini bukan hanya filosof, tetapi juga agamawan, ilmuwan, dan sebagainya.

5. Kecerdasan logika-matematika

Kecerdasan Logika dan Matematika

Sudah jelas bagi kita bagaimana kecerdasan ini bekerja. Perlu dipahami sekali lagi bahwa kecerdasan logika-matematika bukan hanya soal hitung menghitung, namun juga memahami preposisi-hipotesis, dan sesuatu yang berhubungan dengan logika. Contoh profesi dengan kemampuan ini adalah ilmuan, insinyur, akuntan, dan sebagainya.

6. Kecerdasan spasial

Kecerdasan Spasial

Kemampuan berpikir secara dimensional dapat ditunjukkan dengan kegemaran menggambar, merangkai balok, dan sebagainya. Pemilik kecerdasan ini bianya ahli dalam bidang seni. Namun, tidak semua pemilik kecerdasan spasial bekerja di bidang seni, misalnya arsitek, mekanik, dan sebagainya.

7. Kecerdasan naturalis

Kecerdasan Naturalis

Kepedulian serta kemampuan memahami alam seperi binatang, lingkungan, tumbuhan, dan sebagainya. Kecerdasan seperti ini akan membawa seseorang menjadi ilmuan, aktifis lingkungan, dan sebagainya.

8. Kecerdasan intrapersonal

Kecerdasan Intrapersonal

Pemilik kecerdasan intrapersonal mempunyai kemampuan yang sangat baik untuk memahami diri sendiri serta mengkomunikasikan perasaan. Selain itu, seseorang dengan tipe kecerdasan ini juga dapat mengontrol emosi dengan baik.

Boleh dibilang, semua orang sebenarnya perlu memiliki atau mengasah kecerdasan jenis intrapersonal. Contoh profesi pemilik kecerdasan ini adalah peneliti, filosof, dan sebagainya,

9. Kecerdasan interpersonal

Kecerdasan Interpersonal

Dibandingkan pemilik kecerdasan intrapersonal yang cenderung lebih suka menyendiri, pemilik kecerdasan jenis ini lebih suka berkumpul dengan banyak orang. Kemampuan komunikasi yang baik juga ditunjang oleh empati yang mereka punyai. Contoh profesi seseorang yang memiliki kecerdasan ini adalah psikolog, pebisnis, dan sebagainya.


 

Perlu dipahami bahwa seseorang bisa memiliki lebih dari satu jenis kecerdasan, karena seiring seseorang tumbuh dan terekspos berbagai macam hal dan pembelajaran, akan ada lebih dari satu jenis kecerdasan yang terasah.

Namun, kita semua perlu mengetahui kecerdasan mana yang lebih menonjol agar lebih dapat memahami karir apa dan potensi apa yang memungkinkan kita untuk berkembang pesat.