Stay Calm, Yuk Nikmati Masa Lajang Kamu

Baper karena terus-menerus diolok "Jomblo"? Jenuh dengan para tetua yang bolak-balik bertanya, "Kapan nikah?" Stay calm. Temukan serunya menjadi seorang jomblo di sini.

Stay Calm, Yuk Nikmati Masa Lajang Kamu
Photo by Priscilla Du Preez from Unsplash

Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, lajang atau yang dalam bahasa kini lebih dikenal dengan istilah jomblo merujuk kepada pria dan wanita yang masih sendiri, belum memiliki pasangan hidup, atau belum menikah.

Duh, kok terdengar sedih, ya?

Status lajang atau jomblo memang sering menjadi topik empuk dalam urusan perundungan di dunia pertemanan.

Kamu mungkin salah satunya, dikelilingi teman-teman resek yang tiada hari tanpa mengatai status kamu. Mereka mungkin tidak punya maksud lain selain bercanda. Tapi tetap saja, diingatkan berulang kali soal status yang tidak menyenangkan itu juga menyebalkan.

Atau mungkin, kamu adalah korban para tetangga atau keluarga besar kamu yang terus-menerus bertanya, "Kapan nikah?"

Kemungkinan yang kedua ini pun sama tidak menyenangkannya. Seringnya, kamu bahkan tidak seberapa mengenali para penanya tersebut.

Ingin rasanya kamu mengalihkan topik pembicaraan seabsurd mungkin, misalnya dengan membahas hubungan kenakalan remaja di bumi dengan kecepatan pertumbuhan populasi alien di Mars setiap tahunnya.

Absurd. That's the point.

Yang manapun kasusnya, persoalan lajang ini mulai mengganggu kamu. Kamu yang sebelumnya tak terlalu memikirkan soal pasangan, bisa jadi mulai merasa risih.

Perlahan, kamu pun mulai mempertanyakan kepantasan status lajang atau jomblo kamu, mulai dari merasa khawatir, insecure, hingga mengusahakan banyak hal untuk bisa lepas dari status yang sekarang.

Stay calm. Jangan terburu-buru. Setiap kamu punya zona waktu masing-masing. Yuk perhatikan ulasan ini dan mulailah nikmati masa lajang kamu.

1. Fokus Belajar atau Bekerja

Fokus Bekerja

Selamat.

Kamu sekarang punya banyak waktu untuk bisa fokus pada segala kewajiban kamu, mulai dari belajar ataupun bekerja.

Untuk kamu yang belum pernah memiliki pasangan, percayalah, bahwa keberadaan pasangan akan menyita banyak waktu pribadi yang sebenarnya biasa kamu habiskan untuk diri kamu sendiri.

Dengan melajang atau tidak memiliki pasangan, kamu yang sedang fokus belajar atau bekerja tidak akan merasa terganggu oleh berbagai pesan atau panggilan masuk dari si dia. Di sisi lain, kamu tentu tidak akan merasa bersalah karena telah mengabaikan kekasih hati kamu hanya untuk fokus pada kewajiban kamu.

Kamu seharusnya bangga, karena dengan melajang atau menjadi seorang jomblo, kamu justru punya banyak kesempatan untuk bisa jadi lebih produktif dan berprestasi.

2. Memperluas Relasi Pertemanan

Teman-teman ngumpul

Ada banyak kasus dimana memiliki pasangan cenderung akan mempersempit pergaulan kamu. Pasalnya, waktu yang kamu habiskan dengan pasangan juga mungkin akan mengurangi waktu berkumpul kamu bersama teman-teman.

Ini mungkin spesifik tergantung pada tipe pasangan yang kamu miliki. Namun umumnya, ketika memiliki pasangan, kamu akan menghadapi persoalan dalam membagi waktu antara si dia dan teman-teman kamu—yang mana tentunya kamu tak mau dong menyakiti salah satunya.

Mumpung sekarang kamu sedang dalam status sendiri, tak ada salahnya memperluas hubungan pertemanan kamu. Perbanyak waktu kamu dengan teman-teman yang sekarang, kemudian jalin hubungan pertemanan dengan orang-orang baru.

Kamu akan takjub sendiri ketika suatu hari nanti menemukan banyak orang yang bisa kamu andalkan.

3. Quality Time dengan Keluarga

Keluarga Besar

Coba ingat, kapan terakhir kali kamu menghabiskan waktu bersama keluarga?

Terlepas dari banyaknya teman yang kamu miliki, keluarga juga tak boleh luput dari perhatian kamu. Sebagai orang terdekat, sudah sewajarnya kamu meluangkan waktu bersama keluarga.

Mulailah dengan kegiatan-kegiatan sederhana, misalnya dengan menjalani hari Minggu di rumah sembari berkumpul dan mengobrolkan berbagai topik bersama ayah, ibu, dan saudara. Jalan-jalan bersama ke luar rumah juga bisa menjadi pilihan yang patut.

Selagi bisa, perbanyak waktumu untuk keluarga yang sekarang. Karena akan tiba saatnya nanti kamu memiliki keluarga kecil sendiri yang akan lebih menyita waktu kamu.

"Menghancurkan pertalian keluarga mungkin adalah dosa paling besar yang bisa dilakukan seseorang."

- Paulo Coelho

4. Kesempatan untuk Mengembangkan Diri

Keterampilan Seni

Kamu mungkin punya kegemaran atau hobi tersendiri yang ingin kamu geluti.

Kalau kamu senang bermusik, ini adalah saat yang tepat untuk mengasah hobi dan bakat bermusik kamu. Begitu pula kalau kamu gemar melibatkan diri dalam kegiatan sosial, maka kamu bisa mencurahkan waktu luang kamu untuk beraktivitas sosial.

Apapun kegemaran kamu, nikmatilah selagi sempat. Ada banyak keterampilan yang menunggu untuk kamu asah. Dan akan ada banyak pencapaian yang menanti kamu di ujung sana.

Jangan sampai kamu menyiakan waktu kamu sekarang hanya untuk meratapi status lajang atau jomblo kamu.

"Semua pencapaian intelektual muncul dari waktu luang."

- Samuel Johnson

5. Saatnya Memantaskan Jiwa dan Raga

Wanita yang memantaskan diri

Ketiadaan pasangan jangan sampai membuat kamu melupakan betapa berharganya diri kamu pribadi. Alangkah eloknya, jika sebelum bertemu dengan orang yang tepat, hendaknya kamu terlebih dahulu memantaskan diri.

Sesuatu yang pantas, tentunya akan bernilai mahal.

Meskipun bermakna luas, untuk menjadi pantas, kamu bisa mulai dengan merawat diri hingga mendewasakan pikiran.

Khusus untuk perawatan diri, harus disesuaikan dengan budget kamu, ya. Adapun soal mendewasakan pikiran, bisa dimulai dengan belajar mengelola emosi.

Kalau kamu termasuk yang punya masalah dengan pengelolaan emosi, sebuah buku dari Triantoro Safaria yang berjudul Manajemen Emosi mungkin bisa memberi kamu banyak pencerahan.

6. Mendekatkan Diri pada Tuhan

Pria Kecil Berdoa

Sebagai makhluk yang ber-Tuhan, kamu tentu percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah mutlak menjadi kuasa Tuhan—termasuk di antaranya, jodoh.

Memperbanyak bakti sebagai bentuk pendekatan diri pada Tuhan, tentunya tidak hanya akan memberikan nilai ibadah, namun juga dapat memberikan ketenangan batin yang luar biasa dampaknya.

Selain dapat menenangkan hati dan pikiran, ibadah juga bisa menjadi jembatan doa buat kamu untuk segera dipertemukan dengan pasangan hidup.

Agaknya petuah berikut cukup bijak,

"Jika ingin mendapatkan hati seorang manusia, hendaklah mendekati Sang Maha Pembolak-balik Hati."

7. Yang Terbaik Akan Datang di Saat yang Tepat

Sepasang kekasih yang mesra

Jodoh itu hanya soal waktu.

Kamu sekarang mungkin sedang memaksimalkan waktu luang kamu untuk berhenti terperangkap dalam kekalutan status lajang yang masih menjadi misteri.

Kamu sekarang mungkin sedang mencurahkan hati dan pikiran kamu untuk banyak pilihan yang bisa menggali dan mengeluarkan potensi diri.

Mungkin tanda tanya itu sesekali akan datang. Mungkin perasaan sepi itu sesekali akan menghampiri hati kamu yang ringkih.

Tapi percayalah, kamu sedang melakukan yang terbaik. Percayalah bahwa kamu sedang mengusahakan kepantasan diri bagi siapapun yang digariskan Tuhan untuk kamu. Sehingga jika nanti orang itu datang, kamu sudah sepenuhnya siap.

Bumi masih berputar. Waktu juga masih bergulir. Jodoh itu hanya menunggu giliran.

Mungkin seseorang di sana juga sedang memantaskan diri sebelum nanti bersama kamu mengucap janji di hadapan Tuhan. Mungkin seseorang di sana juga sedang berproses untuk jadi yang terbaik bagi pasangannya kelak.

Teruntuk kamu yang masih menunggu, yakinlah bahwa Tuhan sedang mempersiapkan pasangan hidup buat kamu. Nikmati prosesnya dan jalani sisa waktunya.

Karena yang terbaik akan datang di saat yang tepat.