Veteran Indonesia, Nasibmu Kini

Kalau veteran sudah memberikan yang terbaik, bahkan nyawanya untuk Indonesia, lalu apa balas jasa Indonesia termasuk kita kepada mereka?

Veteran Indonesia, Nasibmu Kini
Photo by Bambang Sutrisno from Flickr

Indonesia tidak berdiri dari sekali jentikan thanos. Wah kalau hanya dengan cara gitu ya lebih gampang dong untuk buat suatu negara.

Indonesia itu terbentuk tidak luput dari jasa, pengorbanan pahlawan kita di masa perjuangan sebelum kita merdeka. Pahlawan yang sekarang masih hidup, kita banyak panggil mereka veteran. Bagaimana veteran Indonesia?

Saya rasa masih banyak yang tidak bersuara, bahkan kalau veteran itu bersuara, suara mereka banyak tidak didengar. Padahal menurut saya, merekalah yang seharusnya banyak berpendapat atas kemajuan Indonesia, karena mereka yang lebih banyak berjuang pertahankan Indonesia.

Banyak veteran di Indonesia ini kehilangan anggota tubuh mereka, kaki, tangan, mata, banyak juga yang cacat lainnya. Ketika mereka ditanya, mereka pasti bisa menceritakan, gimana anggota tubuh mereka bisa hilang. Apalagi kalo bukan buat perjuangkan kemerdekaan kita. Lalu, kalau veteran sudah memberikan yang terbaik, bahkan nyawanya ke Indonesia demi kita bisa hidup seperti sekarang, apa balas jasa Indonesia termasuk kita kepada mereka? Coba renungkan baik baik.

Tanpa mereka yang berjuang di tahun tahun itu, apa hari ini kita bisa pakai internet? Apa hari ini kita bisa makan enak? Apa hari ini kita bisa hidup dengan tenang? Engga kan?

Veteran tidak pernah minta balas jasa, veteran juga tidak pernah berdemo bersama untuk kenaikan gaji mereka, tunjangan mereka. Seharusnya orang yang paling banyak menerima subsidi dan rasa terima kasih pemerintah Indonesia itu Veteran, bukan kita. Tapi apa? Lagi-lagi veteran yang mengalah demi kita. Veteran harus mengalah tunjangan mereka kecil, demi membiayai bensin subsidi anda, demi biayai subsidi listrik anda. Tapi mereka legawa dan saya yakin mereka ikut senang ketika anda bisa hidup tercukupi. Mereka bukan orang tua kita, mereka tidak ada hubungan darah dengan kita, tapi kenapa mereka punya perasaan itu ya?

Menurut saya mereka itu nasionalis sesungguhnya. Tapi saya sangat berharap tunjangan mereka bertambah. Saya berharap pemerintah bisa memangkas biaya biaya yang tidak perlu untuk memberikan tunjangan lebih pada veteran tidak mampu. Banyak veteran yang kini malah berjualan kerupuk demi membiayai dirinya dan keluarga, banyak veteran yang tidak punya kendaraan dan di masa tua ini mereka cuma bisa berjualan minuman ringan untuk penuhi kebutuhannya.

Di hari veteran atau 17 agustus waktu kita rayakan kemerdekaan, kita bisa lihat banyak veteran yang di sorot dan banyak dari mereka berjualan asongan untuk membiayai hidup mereka.

Walaupun dapat dari pemerintahan, itu tidak cukup, tidak sampai 2 juta perbulan. Sedangkan di masa tua mereka butuh banyak asupan, butuh banyak tabungan, butuh membiayai hidup mereka. Itu tidak adil sama sekali menurut saya. Pada dasarnya mereka adalah pejuang, tidak seharusnya mereka hidup seperti itu, mereka harus diberikan hidup yang layak.

Satu hal lagi yang buat saya terenyuh adalah mereka tidak mau meminta minta jadi seorang pengemis, mereka menjual kreatifitas mereka, apa yang bisa mereka lakukan, mereka lakukan. Saya rasa, banyak yang bisa kita pelajari dari para veteran, semangat seperti mereka ini yang sudah mulai pudar di Indonesia. Indonesia memiliki semangat itu, semangat juang kemerdekaan.

Bagaimana pendapat kamu?

Apa kamu juga berpikir veteran harus diberikan kehidupan yang layak? Tidak perlu mewah tapi cukup untuk makan setiap hari dan punya tempat tinggal yang layak?